Seleksi tingkat Provinsi telah terlaksana dengan baik
Sabtu, 7 Jun 2008 09:12
Pelaksanaan seleksi tingkat Provinsi telah dilaksanakan sejak tgl 2 - 6 Juni 2008. Untuk Provinsi Jawa Timur dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 192 siswa telah dilaksanakan pada tgl 5 Juni 2008. Seluruh peserta berasal dari 38 kab/kota di Jawa Timur. Kebijakan yang diterapkan di Jawa Timur adalah memberi kesempatan ikut seleksi tingkat Provinsi kepada peringkat 1 s/d 5 masing-masing kab/kota. Sesungguhnya kebijakan ini tidak mencerminkan kemampuan prestasi akademis yang diharapkan dalam proses seleksi. Belum meratanya proses pendidikanlah yang mengakibatkan kebijakan tersebut tidak tepat diterapkan, karena bisa jadi peringkat 7 dari kota belum tentu nilainya kalah dengan peringkat 1 dari kabupaten.
Oleh karena itulah kemungkinan provinsi Jawa Timur pada tahun 2007 yang lalu tidak satupun siswa yang berhasil mencapai nilai kelulusan untuk tingkat nasional. Mudah-mudahan di tahun mendatang, Provinsi Jawa Timur dapat belajar dari pengalaman kebijakan pemerataan yang kurang tepat untuk diterapkan dalam proses seleksi tingkat propinsi. Walaupun tidak persis sama mengikuti pola yang diterapkan dalam mendapatkan siswa peserta OSN, paling tidak membawa kesan adil berdasarkan jumlah sekolah ataupun siswa yang mengikuti seleksi kab/kota mendapatkan jatah lebih dari 5 apabila kebijakan pemerataan masih tetap dipertahankan.
Adapun pola yang diambil untuk mendapatkan siswa peserta OSN adalah ditentukan berdasarkan nilai kelulusan (passing grade) dengan jumlah kuota peserta OSN adalah 90 -99 orang. Jika dari wakil peserta Propinsi tidak ada yang berhasil mencapai nilai kelulusan, maka diambil siswa peringkat pertama di Propinsi tersebut sebagai peserta OSN. Jadi kebijakan seperti ini tentunya akan menghasilkan pilihan siswa prestasi akademis yang benar-benar bisa dihandalkan kemampuannya.
Proses koreksi untuk menentukan yang lolos sebagai peserta OSN akan dilaksanakan pada tgl. 13 - 16 Juni 2008. Diharapkan hasilnya sudah dapat diumumkan paling lambat tanggal 21 Juni 2008 secara serentak oleh Direktorat Pembinaan SMA ke setiap Provinsi. (Wn)




